<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yadi25's Weblog</title>
	<atom:link href="http://yadi25.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yadi25.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Oct 2008 04:53:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yadi25.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yadi25's Weblog</title>
		<link>http://yadi25.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yadi25.wordpress.com/osd.xml" title="Yadi25&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yadi25.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sedih dan Bahagia di Hari Raya</title>
		<link>http://yadi25.wordpress.com/2008/10/15/sedih-dan-bahagia-di-hari-raya/</link>
		<comments>http://yadi25.wordpress.com/2008/10/15/sedih-dan-bahagia-di-hari-raya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 04:53:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yadi25</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadi25.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[REPUBLIKA, 2008-09-30 06:52:00   Sedih dan Bahagia di Hari Raya Muh Ghafur Wibowo Dosen Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta Allah SWT telah melimpahkan berbagai perasaan di dalam hati manusia sebagai respons atas segala sesuatu yang dialami atau dirasakannya. Ada perasaan gembira, marah, benci, sayang, bahkan juga sedih dan bahagia. Salah satu hikmah terbesar dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yadi25.wordpress.com&amp;blog=3800413&amp;post=6&amp;subd=yadi25&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>REPUBLIKA, 2008-09-30 06:52:00</p>
<p> </p>
<p><strong><span style="font-size:x-large;">Sedih dan Bahagia di Hari Raya</p>
<p></span>Muh Ghafur Wibowo<br />
Dosen Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta</p>
<p>Allah SWT telah melimpahkan berbagai perasaan di dalam hati manusia sebagai respons atas segala sesuatu yang dialami atau dirasakannya. Ada perasaan gembira, marah, benci, sayang, bahkan juga sedih dan bahagia.</p>
<p>Salah satu hikmah terbesar dari adanya berbagai macam perasaan tersebut adalah agar manusia merasakan dan mengakui kebesaran Allah Yang Maha Agung. Dua macam perasaan yang sering menghinggapi manusia di dalam hari-harinya adalah sedih dan bahagia.</p>
<p>Sedih (<em>al-hazanu</em>) muncul dari sesuatu yang tidak diinginkan, tidak disukai, tidak disenangi, atau rasa benci di dalam hati (Yamin, 2008). Adapun bahagia (<em>as-sa’aadah</em>) sebaliknya muncul dari sesuatu yang diinginkan, yang disukai, atau yang disenangi oleh hati.</p>
<p>Kedua perasaan tersebut dapat muncul karena hal-hal yang bersifat material (misalnya harta benda) maupun nonmaterial (termasuk spiritual). Ketika bulan Ramadhan berlalu digantikan oleh bulan Syawal (Hari Raya Idul Fitri), perasaan apa yang berkecamuk di dalam hati seorang Muslim?</p>
<p>Akankah ia bersedih hati ditinggalkan Ramadhan ataukah ia berbahagia karena kepergiannya? Kedua perasaan ini bisa saja hadir bersamaan, bisa pula hadir secara sendirian, tergantung pada pemahaman dan cara pandang yang digunakan.</p>
<p><strong>Sedih di hari raya</strong><br />
Bagi hamba yang paham betul tentang berbagai keutamaan bulan Ramadhan, maka pasti kepergiannya menyebabkan kesedihan yang teramat sangat. Bagaikan seorang ayah dan ibu yang akan ditinggal pergi oleh anaknya merantau ke tempat yang jauh dalam waktu yang sangat lama. Muncullah pertanyaan, masihkah akan bertemu kembali suatu saat nanti?</p>
<p>Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan pelipatgandaan pahala amal ibadah yang tidak ditemui di bulan-bulan lain. Bulan Ramadhan adalah <em>sayyidusy syuhuur</em> atau rajanya bulan. Berpisah dengannya tentu merupakan sebuah kehilangan yang teramat besar, mengingat tak ada yang bisa memastikan tahun depan masih bertemu kembali.</p>
<p>Para sahabat Rasulullah SAW dahulu justru sangat bersedih ketika Ramadhan akan segera berakhir. Seperti sabdanya sebagaimana dituturkan oleh Ibnu Mas’ud: Sekiranya para hamba (kaum Muslim) mengetahui kebajikan-kebajikan yang dikandung bulan Ramadhan, niscaya umatku mengharapkan Ramadhan terus ada sepanjang tahun. (HR Abu Ya’la, ath-Thabrani, dan ad-Dailami). Pada detik-detik terakhir menjelang usainya Ramadhan, mereka merasakan kesedihan mendalam karena harus berpisah dengan bulan mulia itu. Bahkan, sebagian mereka menangis karena akan berpisah dengannya.</p>
<p>Kesedihan Rasul dan sahabat juga muncul karena kekhawatiran jika amal-amal mereka selama Ramadhan tidak diterima oleh Allah. Mereka lebih mementingkan aspek diterimanya amal daripada bentuk amal itu sendiri. Mereka memahami bahwa Allah hanya akan menerima setiap amal kebaikan dari hamba-hamba-Nya yang bertakwa (QS [5]:27). Yakinkah kita termasuk hamba-Nya yang benar-benar bertakwa?</p>
<p>Oleh karena itu, mereka berdoa (memohon kepada Allah) selama enam bulan agar dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan, kemudian berdoa lagi selama enam bulan berikutnya agar semua amalnya diterima. Jangan sampai mereka termasuk orang-orang yang disebutkan Rasulullah: &#8220;Betapa hina seseorang jika Ramadhan datang, kemudian pergi, sedangkan ia belum diberi ampunan.&#8221; (HR at-Tirmidzi).</p>
<p><strong>Bahagia di hari fitri</strong><br />
Sebagai kebalikan dari perasaan sedih, rasa bahagia muncul ketika ada sesuatu yang diinginkan, yang disukai, atau yang disenangi di dalam hati. Kebahagiaan yang dirasakan seorang Muslim ketika ia menjumpai Idul Fitri adalah karena keyakinan akan balasan Allah SWT atas orang-orang yang bertakwa.</p>
<p>Sungguh keberadaan ampunan dan pembebasan dari api neraka itu tergantung kepada puasa Ramadhan dan pelaksanaan shalat di dalamnya. Maka di kala hari raya tiba, Allah memerintahkan hamba-Nya agar bertakbir dan bersyukur atas segala nikmat yang telah dianugerahkan kepada mereka.</p>
<p>Berbagai nikmat Ramadhan yang diterima di antaranya adalah kemudahan dalam pelaksanaan ibadah puasa, ampunan atas segala dosa dan pembebasan dari api neraka. Karena itu, sudah selayaknya setiap hamba memperbanyak dzikir, takbir, dan bersyukur kepada Tuhannya serta selalu bertakwa kepada-Nya dengan sebenar-benar ketakwaan.</p>
<p>Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu supaya kamu bersyukur. (QS Albaqarah:185).Jadi, kebahagiaan yang dirasakan seorang Muslim di hari Lebaran bukanlah karena pakaian baru, rumah tertata, atau mobil mengkilap. Kebahagiaan yang hakiki di hari raya ini adalah karena diraihnya berbagai keutamaan Ramadhan yang telah Allah janjikan.</p>
<p>Kebahagiaan muncul karena kemenangan yang diraih atas peperangan melawan hawa nafsu dan godaan setan selama Ramadhan. Hal tersebut sesuai dengan apa yang dipesankan Imam Syafi’I: Idul Fitri bukanlah diperuntukkan bagi orang yang mengenakan sesuatu yang serbabaru, tetapi dipersembahkan bagi orang yang ketaatannya bertambah. Dengan demikian, aneh rasanya jika ada orang yang tidak melaksanakan berbagai ibadah di bulan Ramadhan, tetapi ia paling semangat dalam merayakan Idul Fitri.</p>
<p>Kebahagiaan dan kesedihan merupakan urusan hati. Ini karena hati merupakan pusat kesadaran manusia (Khalil, 2007) sehingga guncangan dalam hati dapat memengaruhi keseimbangan emosional manusia. Sebagai jawabannya, guncangan dalam hati hanya bisa ditenangkan melalui kedekatan pada Allah Yang Maha Tenang. Karenanya, sangat penting bagi setiap Muslim untuk kembali merenungkan hakikat Idul Fitri agar bisa menghadirkan rasa sedih dan bahagia di hari raya secara proporsional.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yadi25.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yadi25.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yadi25.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yadi25.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yadi25.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yadi25.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yadi25.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yadi25.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yadi25.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yadi25.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yadi25.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yadi25.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yadi25.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yadi25.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yadi25.wordpress.com&amp;blog=3800413&amp;post=6&amp;subd=yadi25&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadi25.wordpress.com/2008/10/15/sedih-dan-bahagia-di-hari-raya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aa1db170cb25e6494ca031e77b2a1ef?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yadi25</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Remaja dan Tokoh Idola</title>
		<link>http://yadi25.wordpress.com/2008/09/18/remaja-dan-tokoh-idola/</link>
		<comments>http://yadi25.wordpress.com/2008/09/18/remaja-dan-tokoh-idola/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 07:31:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yadi25</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadi25.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang ini remaja tidak lagi mengidolakan tokoh-tokoh yang patut diidolakan seperti seorang politikus ataupun seorang negarawan tapi mereka lebih mengidolakan pada seseorang yang menurut mereka mengerti akan kebutuhan mereka dan gaya hidup mereka seperti seorang seniman (aktor-aktris) atau olahragawan. Demi idola mereka tersebut tak jarang remaja mengikuti gaya berpakaian, penampilan, serta tingkah laku idola mereka. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yadi25.wordpress.com&amp;blog=3800413&amp;post=3&amp;subd=yadi25&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-right:20px;" align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:Trebuchet MS;">Sekarang ini remaja                         tidak lagi mengidolakan tokoh-tokoh yang patut                         diidolakan seperti seorang politikus ataupun seorang                         negarawan tapi mereka lebih mengidolakan pada seseorang                         yang menurut mereka mengerti akan kebutuhan mereka dan                         gaya hidup mereka seperti seorang seniman (aktor-aktris)                         atau olahragawan. Demi idola mereka tersebut tak jarang                         remaja mengikuti gaya berpakaian, penampilan, serta                         tingkah laku idola mereka. Remaja akan mengikuti segala                         perkembangan idola mereka, dan akan marah bila melihat                         idola mereka berbuat kesalahan maupun berbuat sesuatu                         yang tidak mereka inginkan, karena mereka melihat sosok                         yang diidolakan harus sesempurna mungkin. Selain itu                         remaja sulit menerima jika tokoh idola mereka dikritik                         oleh pihak lain. </span></p>
<p style="margin-right:20px;" align="justify"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;font-family:Trebuchet MS;">Salah satu contoh                         bagaimana remaja memuja tokoh idolanya dapat terlihat                          pada banyaknya remaja; khususnya remaja putri yang                         “tergila-gila” dengan salah-satu grup musik                         sampai-sampai mereka mengkoleksi seluruh benda yang                         berhubungan dengan grup musik tersebut. Tidak hanya                         sampai disitu mereka pun rela mengikuti gaya busana grup                         musik tersebut, meskipun untuk mendapatkannya harus                         mengorbankan uang jajan atau bahkan uang sekolah.</span></span></p>
<p style="margin-right:20px;" align="justify"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;font-family:Trebuchet MS;">Tak                         jarang demi seorang tokoh idola remaja rela mengorbankan                         waktu belajar bahkan sampai sampai berani mempertaruhkan                         nyawanya demi sebuah tanda tangan seperti yang terjadi                         belum lama ini pada sebuah acara <em>meet and greet</em> dengan salah satu grup musik mancanegara di sebuah mall                         di Jakarta. Ribuan remaja ABG yang hanya ingin melihat                         dari dekat wajah-wajah para idola mereka saling                         berdesakan dan terlibat aksi dorong-mendorong sehingga                         mengakibatkan tewasnya beberapa remaja putri.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:20px;" align="justify"><strong><span style="font-size:x-small;font-family:Trebuchet MS;">Faktor Penyebab</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:20px;" align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:Trebuchet MS;">Pertanyaan yang                         muncul kemudian adalah mengapa remaja cenderung                         mengidolakan para celebritis dan rela mengikuti gaya                         hidup maupun gaya busananya. Beberapa ahli berpendapat                         bahwa remaja cenderung mengidolakan seseorang di luar                         lingkungan keluarganya, misalnya seorang pemusik ataupun                         seorang pemain film, dikarenakan tokoh idola di dalam                         rumah yakni kedua orang tua, kakak ataupun adiknya,                         ternyata cenderung tidak layak diidolakan. Beberapa                         keluarga kini mengalami krisis tokoh idola, karena orang                         tuanya lebih sering berada di luar rumah daripada                         mendidik anaknya. Situasi ini diperburuk lagi dengan                         banyaknya tayangan televisi yang lebih menonjolkan                         unsur-unsur komersialisme dan hedonisme dibandingkan                         tayangan bermutu yang penuh ajaran moral dan mendidik.                         Maraknya penggunaan komputer dan internet yang semakin                         memberi ruang bagi berkembangnya situs-situs yang tidak                         mendidik sehingga semakin sulit bagi orangtua untuk                         mengendalikan perilaku anak-anaknya. </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Trebuchet MS;">Peran media                         elektronik ini sangat berpengaruh bagi remaja dalam                         memberikan informasi tentang gaya hidup dan cenderung                         memberikan penghargaan berlebihan untuk gaya hidup                         hura-hura dan glamour. Gambaran yang ditampilkan dalam                         sinetron ataupun acara televisi lainnya lebih banyak                         bersifat meninabobokan masyarakat khususnya remaja pada                         gaya hidup yang penuh kesia-siaan. Oleh karena itu peran                         orangtua sangatlah diperlukan dalam mendampingi                         putra-putrinya  selama menjalani masa remaja.                         Sekali orangtua gagal mengarahkan anak remajanya maka                         akan dapat berakibat sangat buruk bagi kehidupan remaja                         di masa mendatang</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yadi25.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yadi25.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yadi25.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yadi25.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yadi25.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yadi25.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yadi25.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yadi25.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yadi25.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yadi25.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yadi25.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yadi25.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yadi25.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yadi25.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yadi25.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yadi25.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yadi25.wordpress.com&amp;blog=3800413&amp;post=3&amp;subd=yadi25&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadi25.wordpress.com/2008/09/18/remaja-dan-tokoh-idola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aa1db170cb25e6494ca031e77b2a1ef?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yadi25</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://yadi25.wordpress.com/2008/05/23/hello-world/</link>
		<comments>http://yadi25.wordpress.com/2008/05/23/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 15:43:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yadi25</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yadi25.wordpress.com&amp;blog=3800413&amp;post=1&amp;subd=yadi25&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yadi25.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yadi25.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yadi25.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yadi25.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yadi25.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yadi25.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yadi25.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yadi25.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yadi25.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yadi25.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yadi25.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yadi25.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yadi25.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yadi25.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yadi25.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yadi25.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yadi25.wordpress.com&amp;blog=3800413&amp;post=1&amp;subd=yadi25&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadi25.wordpress.com/2008/05/23/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aa1db170cb25e6494ca031e77b2a1ef?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yadi25</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
